Langsung ke isi
HarrySusanto

Jurnal perjalanan, harapan, dan mimpi

2Oktober 2026Labuan BajoKisah: 21 Sep 2026
Perjalanan

Senja yang terlambat di Bukit Padar

Diterbitkan Jumat, 2 Oktober 2026

Batu-batu yang berubah jingga menjelang senja
Batu-batu yang berubah jingga menjelang senja

Kami mendaki terlalu siang. Matahari sudah tinggi, napas sudah pendek, dan separuh rombongan memilih berhenti di pos kedua. Aku ikut yang terus naik, bukan karena kuat, tapi karena malu kalau berhenti.

Justru karena terlambat itu aku melihat senja paling pelan seumur hidupku. Warna jingga merambat dari satu batu ke batu lain, seperti ada yang menyalakan lampu satu per satu.

Teluk di bawah, dilihat dari jalur turun
Teluk di bawah, dilihat dari jalur turun

Di jalan turun, kakiku gemetar dan senter ponsel tinggal sepuluh persen. Tapi aku tidak menyesal. Ada hal yang memang hanya bisa didapat kalau kita datang terlambat.

Bagikan cerita ini

WhatsApp Facebook X Telegram

Komentar (2)

  1. Rina

    Aku juga pernah telat naik ke sana, dan rasanya persis seperti yang kamu tulis.

    1. Harry Susanto (penulis)

      Terima kasih, Rina. Ternyata telat itu kadang hadiah.

Komentar tampil setelah dibaca penulis. Alamat email tidak diminta.